Mickey Mouse

Sabtu, 11 Oktober 2014

Tugas 1 Psikologi Manajemen


PSIKOLOGI MANAJEMEN
(Tugas 1 - Audi Resti Irwanti - 3PA09)

I.                   Unsur Psikologis dalam Manajemen
1.      Unsur Kognitif  ( Kemampuan Berfikir )
§  Daya tangkap kognitif untuk memahami tugas baik melalui informasi berupa kalimat, symbol maupun angka.
§  Daya berfikir yang konseptual, yang dapat membangun suatu konsep berfikir yang menyeluruh dan sistematis.
§  Daya analisa berfikir yaitu suatu unsur yang mampu menciptakan hasil pemikiran yagn tepat untuk selesaikan suatu masalah.
2.      Unsur Sikap Kerja ( Kemampuan Menanggapi Tuntutan Pekerjaan )
§  Ketahanan terhadap tekanan ( daya tahan stress ), tekanan ini bisa berasal dari tekanan dari pemimpin, rekan kerja dan sebagainya.
§  Cara kerja yang cepat untuk menyelesaikan pekerjaan, individu harus mampu memahami cara kerja seperti apa yang mampu membuat kinerja kerja menjadi lebih baik, efektif dan efisien.
§  Kemauan untuk mencapai prestasi kerja yang memuaskan.
§  Ketelitian dalam melakukan pekerjaan.
3.      Unsur Kepribadian
§  Daya penyesuaian diri, individu harus memiliki sikap terbuka pada lingkungan yang baru khususnya di dunia kerja sehingga bisa menempatkan diri dengan baik.
§  Kemampuan menjalin interaksi dan hubungan yang baik pada atasan, rekan kerja ataupun bawahan,
§  Kemauan untuk bekerja sama dengan orang-orang yang terlibat dalam organisasi baik didalma organisasi maupun diluar organisasi
§  Kemampuan untuk memimpin diri sendiri ataupun bawahan dengan baik.
II.                Perilaku yang muncul dalam Manajemen
1.      Planning (Perencanaan)
§  Menetapkan tujuan dan target apa yang ingin dicapai.
§  Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target tersebut.
§  Menentukan sumber-sumber daya apa yang dibutuhkan.
§  Menetapkan standar atau indikator-indikator dalam pencapaian tujuan dan target tersebut.
2.      Organizing (Pengorganisasian)
§  Mampu mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas juga prosedur yang akan diperlukan.
§  Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan garis kewenangan dan tanggung jawab antar anggota.
§  Melakukan kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja.
§  Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang tepat.
3.      Actuating (Pelaksanaan)
§  Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif efisien dalam pencapaian tujuan
§  Menjalankan tugas atas penjelasan yang telah rutin dijelaskan mengenai pekerjaan.
§  Melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan.
4.      Controlling (Pengawasan)
§  Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
§  Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas kesalahan yang mungkin ditemukan.
§  Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target yang telah ditentukan sebelumnya.

III.             Sistem Manajemen
1.      Bagian Keuangan
§  Membuat perencanaan kerja, baik jangka panjang ataupun jangka pendek yang dituangkan dalam rencan kerja dan anggran perusahaan / RKAP.
§  Melihat keuangan melalui cash flow. Untuk melihat berapa kebutuhan sana untuk setahun kedepan, yang isinya mewakili budget dan rencana kerja dari semua bagian,
§  Melakukan rapat finalisasi RKAP oleh semua direksi dan menjadikan pegangan untuk kedepannya.
§  Setiap bulan melakukan pengecekan, secara periodik budget yang dibuat akan dibandingkan dengan realitas yang ada jika terdapat perbedaan yang mencolok biasanya akan dibahas dalam rapat periodik.
§  Melakukan pencatatan oleh bagian keuangan atas pelaksanaan budget yang telah dilakukan akunting.
§  Mencari sumber pendanaan, Karena sudah muncul RKAP itu menyebabkan munculnya target-target seperti pada target produksi, target penjualan dan jikalau ada akan melakukan investigasi baru, sumber oendanaan ini bisa dari dalam maupun luar perusahaan.
§  Memberikan selalu motivasi pada setiap bagian untuk mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab diperusahaan untuk menghasilkan untung dan mensejahterakan owner dan karyawan.
§  Pencapaian tujuan yang telah disusun secara terencana, dan yang melaksanakan ini adalah semua sumber daya yang ada baik sumber daya manusia ataupun modal.
2.      Manajemen SDM
§  Sistem perencanaan, dalam melakukan perekrutan karyawan seperti menyiapkan kriteria, bahan tes, dan sebagainya.
§  Penyusunan karyawan, menetapkan karyawan yang pantas untuk ditempatkan ditempat yang efektif.
§  Pengembangan karyawan.
§  Pengelolaan karier.
§  Kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.
3.      Manajemen Pemasaran.
§  Menggunakan system kemampuan organisasi untuk pengelolaannya.
§  Melakukan kemampuan pemasaran.
§  Kemmapuan produksi dan kapabilitas tim manajemen dalam menyatakan kebijakannya.
§  Selalu menggunakan Sistem Fifo.
4.      Manajemen Keamanan.
§  Pengadaan CCTV
§  Evaluasi penertiban kendaraan.
§  Alarm kebakaran dan alarm trouble mesin
§  Cek body
5.      Manajemen Logistik
§  Adanya perencanaan
§  Pemesanan barang ke vendor melalui system fifo
§  Pengecekan barang sesuai pesanan
§  Penyusunan barang sesuai kategori di daerah in coming
§ Pengecekan kembali barang dari bagian produksi yang akan digunakan system fifo dan bon

Minggu, 29 Juni 2014

PENCEGAHAN KETIDAKSEHATAN MENTAL


AUDI RESTI IRWANTI
2Pa09 – 11512239
Tugas 4!
Pencegahan Ketidaksehatan Mental

            Dalam tugas-tugas sebelumnya sering kali membahas permasalahan apa yang membuat munculnya ketidaksehatan mental, dsb. Dan kali ini akan dibahas mengenai cara apa yang kira-kira dapat mencegah ketidaksehatan mental, khususnya pada diri sendiri. Menurut saya pribadi, untuk mengurangi beberapa tekanan, tingkat stres, dan lain-lain yang mengakibatkan ketidaksehatan mental antara lain :
·         Selalu berpikir positif
Dengan berpikir positif kita akan selalu menjadikan hal-hal yang membuat beban merasa lebih ringan sebab kita pasti akan menilai semua dari segi positif, bahwa dibalik jurang masalah akan ada surga solusi. Jadi apapun beban masalah akan dijalani dengan mudah karena kita sudah mengatur otak ini agar mempersepsikan hal-hal yang baik.
·         Mengerjakan suatu hal berdasarkan kemampuan
Kita harus pandai-pandai mengambil sikap atas apa yang akan kita lakukan. Hindari untuk melaksanakan suatu hal jika kita memang sudah tidak sanggup untuk menjalankannya, sebab terkadang jika kita sudah mengerjakan suatu hal yang diluar batas kemampuan, akan membuat kita mudah stres, frustasi. Biasanya stres ini yang menyebabkan awal dari ketidaksehatan mental individu. Karena banyak permasalahn bermulai dari stres.
·         Melakukan kegiatan yang menyenangkan
Mungkin salah satunya seperti  menyalurkan hobi. Dengan melakukan hobi tersebut kita akan merasa lebih relaks, santai, kadangpula terasa “plong”, misalnya naik gunung ( meski gak harus sampai puncak ^^v ) hal-hal tersebut justru bisa membuat otak ini sedikit bernafas dari permasalahan yang ada J, bisa juga pergi ke tempat dengan suasana yang berbeda, lingkungan yang berbeda, karena terkadang stres juga bsa muncul karena kita terlalu bosan dengan tempat yang kita tinggali, entah karena seringnya macet yang dialami, polusi yang begitu kotor, dsb. Carilah tempat-tempat yang sejuk, rindang, sunyi untuk sedikit merelaksasikan diri.
·         Istirahat yang cukup
Tidur ataupun istirahat yang lainnya juga mampu merileksasikan pikiran, tubuh, dsb. Tidur dengan waku yang cukup sehingga tiap bangun, pikiran akan kembali fresh.
·         Mendekatkan diri pada Sang Khalik
Point ini bisa dijadikan yang utama, sebab semakin dekat kita pada sang Pencipta, pasti akan semakin tenang. Mengambil kutipan sedikit dari lirik lagu nasyid “ Bila selangkah ku rapat pada-Mu, seribu langkah Kau rapat padaku… “ kebayang kan kita dekat dengan sang Khalik akan seberapa banyak nikmat yang kita rasakan lagi J ibaratkan kita minta uang jajan Rp 1000 tapi dikasihnya Rp. 100.000 ^_^ Terutama bagi yang muslim seperti saya, kiat ini bisa dijadikan jurus ampuh, mungkin bisa dengan membaca Al Qur’an karena Al Qur’an juga merupakan obat hati. Segala keluh kesah bisa kita sampaikan pada Yang Maha Besar ini.

            Mungkin masih banyak hal-hal lain yang bisa digunakan untuk mencegah berbagai gejala-gejala ketidaksehatan menta, tapi hanya ini yang bisa saya sampaikan, semoga tulisan ini bisa bermanfaat :)

PENCEGAHAN KETIDAKSEHATAN MENTAL


AUDI RESTI IRWANTI
2Pa09 – 11512239
Tugas 4!
Pencegahan Ketidaksehatan Mental

            Dalam tugas-tugas sebelumnya sering kali membahas permasalahan apa yang membuat munculnya ketidaksehatan mental, dsb. Dan kali ini akan dibahas mengenai cara apa yang kira-kira dapat mencegah ketidaksehatan mental, khususnya pada diri sendiri. Menurut saya pribadi, untuk mengurangi beberapa tekanan, tingkat stres, dan lain-lain yang mengakibatkan ketidaksehatan mental antara lain :
·         Selalu berpikir positif
Dengan berpikir positif kita akan selalu menjadikan hal-hal yang membuat beban merasa lebih ringan sebab kita pasti akan menilai semua dari segi positif, bahwa dibalik jurang masalah akan ada surga solusi. Jadi apapun beban masalah akan dijalani dengan mudah karena kita sudah mengatur otak ini agar mempersepsikan hal-hal yang baik.
·         Mengerjakan suatu hal berdasarkan kemampuan
Kita harus pandai-pandai mengambil sikap atas apa yang akan kita lakukan. Hindari untuk melaksanakan suatu hal jika kita memang sudah tidak sanggup untuk menjalankannya, sebab terkadang jika kita sudah mengerjakan suatu hal yang diluar batas kemampuan, akan membuat kita mudah stres, frustasi. Biasanya stres ini yang menyebabkan awal dari ketidaksehatan mental individu. Karena banyak permasalahn bermulai dari stres.
·         Melakukan kegiatan yang menyenangkan
Mungkin salah satunya seperti  menyalurkan hobi. Dengan melakukan hobi tersebut kita akan merasa lebih relaks, santai, kadangpula terasa “plong”, misalnya naik gunung ( meski gak harus sampai puncak ^^v ) hal-hal tersebut justru bisa membuat otak ini sedikit bernafas dari permasalahan yang ada J, bisa juga pergi ke tempat dengan suasana yang berbeda, lingkungan yang berbeda, karena terkadang stres juga bsa muncul karena kita terlalu bosan dengan tempat yang kita tinggali, entah karena seringnya macet yang dialami, polusi yang begitu kotor, dsb. Carilah tempat-tempat yang sejuk, rindang, sunyi untuk sedikit merelaksasikan diri.
·         Istirahat yang cukup
Tidur ataupun istirahat yang lainnya juga mampu merileksasikan pikiran, tubuh, dsb. Tidur dengan waku yang cukup sehingga tiap bangun, pikiran akan kembali fresh.
·         Mendekatkan diri pada Sang Khalik
Point ini bisa dijadikan yang utama, sebab semakin dekat kita pada sang Pencipta, pasti akan semakin tenang. Mengambil kutipan sedikit dari lirik lagu nasyid “ Bila selangkah ku rapat pada-Mu, seribu langkah Kau rapat padaku… “ kebayang kan kita dekat dengan sang Khalik akan seberapa banyak nikmat yang kita rasakan lagi J ibaratkan kita minta uang jajan Rp 1000 tapi dikasihnya Rp. 100.000 ^_^ Terutama bagi yang muslim seperti saya, kiat ini bisa dijadikan jurus ampuh, mungkin bisa dengan membaca Al Qur’an karena Al Qur’an juga merupakan obat hati. Segala keluh kesah bisa kita sampaikan pada Yang Maha Besar ini.

            Mungkin masih banyak hal-hal lain yang bisa digunakan untuk mencegah berbagai gejala-gejala ketidaksehatan menta, tapi hanya ini yang bisa saya sampaikan, semoga tulisan ini bisa bermanfaat :)